Postingan

Arsitektur Simbiosis: Prinsip dan Metode

Gambar
Nazarbayev University Sumber: http://www.kisho.co.jp/index.html      Arsitektur Simbiosis pertama kali muncul pada zaman postmodern. Postmodern merupakan gaya yang muncul sebagai tanggapan dari arsitektur modern sebelumnya, yang banyak memunculkan kritik terhadap pandangan logis dan universal pada gaya arsitekturnya sehingga dianggap tidak rasional (Ikhwanuddin, 2005: 124). Namun pada akhirnya, para pemikir postmodern berpendapat bahwa, kemunculan postmodernisme di bidang arsitektur lebih sesuai jika dilihat sebagai pergantian atau pergeseran paradigma, bukan sebagai lawan pemikiran. Semua kritikan yang dilontarkan pada ideologi arsitektur postmodern tak lain hanyalah untuk merevisi bagian yang salah dari pandangan modernism (Ikhwanuddin, 2005:124).       Postmodern merupakan sebuah gaya yang menghargai adanya plural atau keberagaman. Pada periode ini muncul tema-tema dalam arsitektur dari beberapa pemikir era postmodern mengenai p...
Gambar
Gambar

Simulacra

Tahukah kamu? Jika waktu bisa menjawab semua kegamangan Dengan bukti, atau asumsi dari kabar maya Yang takut kutanyakan kebenarannya padamu Tahukah kamu Jika jarak yang terbentang Dan tidak adanya interaksi Membuatku mencoba berfikir secara netral Berbagai pertimbangan Membuatku sampai pada satu titik Simulacra Dugaan mengenai realitas yang rancu Apakah kamu hanya realitas semu Yang berhasil menutupi realitas nyatanya Dan menjelma menjadi hiperrealitas Yang membuatku benar-benar takut Tak tau harus berbuat apa Tak tau harus berfikir dari sisi mana Karena keraguan ini Semakin meragu adanya Namun, realitas semu yang aku anggap itu adalah kamu Mulai ternetralkan dengan yang ku sebut kemungkinan takdir Kemudian tabir yang ku prediksi sebagai realitas nyata itu, Tiba-tiba saja tersingkap Apa adanya...

Tentang Hijrah

      Bagi seseorang yang memiliki keyakinan spiritual, terus memperbaiki diri itu bagus, malah sangat bagus. Tak ada yang perlu dipermasalahkan mengenai hal ini. Entah itu perlahan atau cepat, semuanya sama-sama melalui sebuah proses.       Karena menurutku, spiritual journey orang itu sacred dan gak bisa ditakar serta disamaratakan dengan template-template hijrah seperti orang-orang bilang jaman sekarang. Manusia itu complex, gak bisa dibikin saklek. Kita bukan malaikat, tapi kita juga bukan iblis, yg penting berusaha lebih baik dari sebelumnya aja itu udah bagus kok.       Walaupun dia masih belum pake jilbab, atau sholatnya masih bolong-bolong, bukan berarti dia blm "hijrah" dong kalau memang dia udah berusaha menjadi pribadi yg lebih baik dari versi dia sebelumnya.       So, kurang suka saja dengan kata hijrah yg digembor-gemborkan sekarang ini, dengan template-template yg harus saklek begitu. Kita kan gak tahu gima...

Bullying

      Menyoal masalah bullying di sekolah, terutama  SMA, rasanya yang paling dibutuhkan oleh korban bullying adalah respek pertolongan dari temannya saat terjadi proses pembullyan. Dengan begitu, korban bully akan memiliki harapan dan tidak merasa sendirian.       Bukan malah hanya dilihat tanpa ada respon dan baru ditindak saat proses pembullyan itu selesai dengan melapor ke guru bp. Setelah itu para pembully dipanggil, diinterogasi, disalahkan, dan dimarahi. Lalu apa bedanya hal itu dengan bully yg mereka lakukan? hanya beda subjek.       Tak ada pengaruhnya juga untuk korban bully, karena tindakannya baru dilakukan setelah selesai proses bully.  "Sudah kasep" kalau orang Jawa bilang, alias sudah telat. Bahkan bisa jadi dia (korban bully) malah semakin was-was, karena takut kalau-kalau nanti para pembully balas dendam atas kelakuan guru bp kepada mereka.       Jadi, rasanya perlu adanya edukasi bagi anak-ana...

Kuliah Double Degree? Worth it atau engga?

              Ada beberapa argumen yang sering kita denger mengenai orang yang ngambil double degree. Misalnya, "Kuliah satu jurusan aja udah ribet, gimana kalo dua? Apalagi jurusan yang satunya berat, semisal teknik." ; "Gimana manajemennya? Bukannya malah gak efisien ya karena pikirannya kepecah?" ; "Bukannya kita harusnya menghindari multitasking kalo pengen apa yang dikerjain bisa maksimal?" Itulah sederet komentar atau pertimbangan yang biasanya terpikir dari kamu yg mau ngambil double degree atau yang terlontar dari orang yg nyinyir melihat orang yg menjalani atau mau ngambil kuliah double degree.      Well, di sini aku pengen nyoba untuk memberikan opini mengenai berbagai kesimpang siuran tentang worth it atau enggaknya kuliah double degree. Ini berdasarkan apa yang aku alamin sendiri ya, sebagai orang yang ngambil double degree dengan segala pujian atau nyinyiran dari orang-orang di sekitar. Dan biar opini...